TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI WEBSITE PUSKESMAS LEKSONO I. JADIKAN PUSKESMAS LEKSONO I SEBAGAI TEMPAT FAVORIT FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA ANDA. BAWALAH KARTU BEROBAT ANDA ATAU KARTU TANDA PENGENAL (KTP/KK) DAN KARTU JAMINAN KESEHATAN ANDA SAAT BERKUNJUNG KE PUSKESMAS

Selasa, 30 Juni 2015

ISU BERAS SINTETIS MERESAHKAN MASYARAKAT

 Sahabat, yuuk kita simak artikel dari Pemkab Wonosobo,   yang bercerita tentang Beras Sintetis di Kabupaten Wonosobo, kali ini hasil jalan2 bapak2 dinas terkait dengan pak Polisi.
Beras merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia.Keresahan masyarakat berkaitan dg beras plastik sudah merebak keseluruh lapisan masyarakat baik kalangan atas  sampai masyarakat pada umumnya. Untuk menanggulangi keresahan masyarakat Senin tanggal 1 juni 2015 pukul 10.00 s.d. 12.00 Wib jajaran Polres Wonosobo telah melaksanakan operasi beras plastik/sintetis di 3 (tiga) distributor beras kompleks Pasar induk Wonosobo (Distributor Toko Beras Sari Wangi Jl. Girimargo No. 57 Wonosobo dengan pemilik Sdr. Herman Susilo, Toko Beras Lareso Jl. Resimen Wonosobo dengan pemilik Sdri. Sri Hartati dan Toko Beras Pandan Wangi Jl. Resimen No. 18 Wonosobo dengan pemilik Sdri. Haniyati).
Operasi ini dilaksanakan gabungan dari beberapa fungsi dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Wonosobo AKP Mardjono, SE yang diikuti oleh Kasat Reskrim AKP Suharjono,  Kasat Sabhara AKP Sutopo, SH., KBO Sat Intelkam, KBO Sat Reskrim,  beserta anggota Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Sabhara dan Subbag Humas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menjaga situasi kamtibmas diwilayah Wonosobo agar tetap kondusif terutama menjelang bulan suci Romadzon.Diharapkan masyarakat tidak resah berkaitan dengan informasi ditemukannya beras sintetis yang akhir akhir ini sering di beritakan. Adapun hasil dari operasi beras plastik di 3 distributor tersebut di atas, sampai saat ini belum diketemukan adanya beras plastik .
Untuk ciri-ciri beras plastik antara lain :
  1. Tidak terlihat guratan di butir beras.
  2. Bentuknya lebih melengkung.
  3. Tidak ada warna putih.
  4. Jika dipatahkan akan remuk.
  5. Jika direndam tidak akan menyatu dan air tidak berubah.
Jajaran Polres Wonosobo akan selalu memantau peredaran beras.dan akan melakukan tindakan hukum apabila diketemukan hal hal yang dapat meresahkana masyarakat terutama saat saat menjelang bulan suci romadzon dan Idul Fitri 1436 H. (By: N2G, BRIGADIR NRP 82050939)

Kamis, 25 Juni 2015

HARI KUSTA SEDUNIA 2015: HILANGKAN STIGMA! KUSTA BISA SEMBUH TUNTAS

 Sahabat, berikut ini Artikel yg dikutip dari Website Resmi www.depkes.go.id yuuk kita simak bareng-bareng…

KUSTA adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang menyerang kulit, saraf tepi, jaringan dan organ tubuh lain (kecuali otak) dan menimbulkan kecacatan. Meskipun tergolong ke dalam penyakit menular, kusta merupakan penyakit yang tidak mudah menular, karena diperlukan kontak erat secara terus menerus dan dalam waktu yang lama dengan penderita. Penyakit kusta sebenarnya dapat disembuhkan tanpa cacat bila penderita ditemukan dan diobati secara dini.

Kenyataannya, penyakit kusta seringkali ditemukan terlambat dan sudah dalam keadaan cacat yang terlihat. Pada dasarnya, terdapat 2 tingkatan kecacatan penyakit kusta saat ditemukan, yaitu tingkat I dan II. Kecacatan tingkat I adalah cacat yang belum terlihat atau belum ada perubahan pada anatominya. Sementara kecacatan tingkat II adalah sudah terjadi perubahan yang nampak pada anatomi penderita kusta.

Kecacatan yang nampak pada tubuh penderita kusta seringkali tampak menyeramkan bagi sebagian besar masyarakat sehingga menyebabkan perasaan jijik, bahkan ada yang ketakutan secara berlebihan terhadap kusta atau dinamakan leprophobia. Meskipun penderita kusta telah menyelesaikan rangkaian pengobatannya, dinyatakan sembuh dan tidak menular, status predikat penyandang kusta tetap dilekatkan pada dirinya seumur hidup. Inilah yang seringkali menjadi dasar permasalahan psikologis para penyandang kusta. Rasa kecewa, takut, malu, tidak percaya diri, merasa tidak berguna, hingga kekhawatiran akan dikucilkan (self stigma). Hal ini diperkuat dengan opini masyarakat (stigma) yang menyebabkan penderita kusta dan keluarganya dijauhi bahkan dikucilkan oleh masyarakat.

Survei di lima Kabupaten di Indonesia (Kab. Subang, Malang, Gresik, Gowa, dan Bone) pada tahun 2007 memotret diskriminasi yang dialami penderita kusta  baik di lingkungan keluarga, maupun di sarana dan pelayanan publik, seperti dipisahkan dari pasangan (diceraikan), dikeluarkan atau tidak diterima di pekerjaan, ditolak di sekolah, restoran, tempat ibadah, pelayanan kesehatan dan fasilitas umum lainnya.

Stigma dan diskriminasi seringkali menghambat penemuan kasus kusta secara dini, pengobatan pada penderita, serta penanganan permasalahan medis yang dialami oleh penderita maupun orang yang pernah mengalami kusta. Karena itu, dalam upaya menghilangkan stigma dan diskriminasi, dibutuhkan motivasi dan komitmen yang kuat baik dari penderita maupun masyarakat. Penderita diharapkan dapat mengubah pola pikirnya, sehingga dapat berdaya untuk menolong diri mereka sendiri, bahkan orang lain. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengubah pandangannya serta membantu penderita maupun orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) agar tetap sehat dan mampu menjaga kesehatan secara mandiri.

Sepanjang tahun 2013, Kementerian Kesehatan RI mencatat 16.825 kasus kusta baru, dengan angka kecacatan 6,82 per 1.000.000 penduduk. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga dunia dengan kasus baru kusta terbanyak setelah India (134.752 kasus) dan Brasil (33.303 kasus).

Untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk meningkatkan motivasi, mengubah pandangan dan menghilangkan stigma bagi penderita kusta juga OYPMK, maka setiap hari Minggu pada pekan terakhir di bulan Januari, diperingati sebagai hari kusta sedunia atau world leprosy day. Tahun ini, hari kusta sedunia jatuh pada 25 Januari 2015 dengan tema Hilangkan Stigma! Kusta Bisa Disembuhkan Secara Tuntas.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline <kode lokal> 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id - See more at: http://www.depkes.go.id/article/view/15012300020/hari-kusta-sedunia-2015-hilangkan-stigma-kusta-bisa-sembuh-tuntas.html#sthash.gOVfI9OA.dpuf

Senin, 22 Juni 2015

Air Susu Ibu




Air susu ibu (disingkat ASI) adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat.
Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.
ASI adalah makanan bayi yang paling penting terutama pada bulan-bulan pertama kehidupan. ASI merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan bayi, karena ASI adalah makanan bayi yang paling sempurna baik secara kualitas maupun kuantitas. ASI sebagai makanan tunggal akan cukup memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi normal sampai usia 4-6 bulan
ASI eksklusif sangat penting untuk peningkatan SDM kita di masa yang akan datang, terutarna dari segi kecukupan gizi sejak dini. Asi ekslusif adalah pemberian ASI selama enam bulan pertama (A. August Burns). Memberikan ASI secara eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan akan menjamin tercapainya pengembangan potensial kecerdasan anak secara optimal. Hal ini karena selain sebagai nutrien yang ideal dengan komposisi yang tepat serta disesuaikan dengan kebutuhan bayi,
Kandungan asi
1.       Immunoglobulin A (IgA) yang banyak terdapat pada kolostrum yakni ASI berwana kekuningan yang keluar pertama dari payudara. Zat ini melindungi bayi dari serangan infeksi. IgA melapisi saluran cerna agar kuman tidak dapat masuk ke dalam aliran darah dan akan melindungi bayi  hingga sistem kekebalan tubuhnya berfungsi dengan baik.
2.       Ganfliosida (GA) yang berperan dalam pembentukan memori dan fungsi otak besar serta sebagai alat konektivitas sel otak bayi. GA sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Ketika lahir, bayi memiliki 100 miliar sel otak yang belum terhubung dan GA diperlukan untuk menghubungkan sel-sel otak tersebut.
3.       Protein yang disebut protein kasein dan whey. Protein yang terdapat dalam ASI ini bersifat lebih mudah dicerna oleh tubuh bayi, dibandingkan dengan protein yang berasal dari susu mamalia lainnya.
4.       Lemak ASI terdiri dari beberapa jenis namun yang paling esensial adalah asam lemak yang merupakan komponen dari semua jaringan tubuh dan diperlukan untuk perkembangan jaringan sel, otak, retina dan susunan saraf. ASI mengandung asam lemak tidak jenuh ganda berantai panjang (long-chain polyunsanturated fatty acid atau LC-PUFA) yang terdiri dari DHA (docosahexaneoic acid atau asam dokosaheksaenoat), LA ( linoleic acid atau asam linoleat), ALA (alfa linoleic atau asam alfa linoleat) dan AA (arachidonic acid atau asam arakidonat)

Dua sampel air susu ibu. Sampel sebelah kiri adalah foremilk, air susu yang encer dan bening, susu ini berasal dari payudara yang berisi. Sampel sebelah kanan adalah hindmilk, air susu yang kental dan putih, susu ini berasal dari payudara yang keriput. [1]
Susu sapi tidak cocok untuk bayi sebelum berusia 1 tahun.
Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI
1.       Makanan
2.       Ketenangan jiwa dan pikiran
3.       Penggunaan alat kontrasepsi
4.       Perawatan payudara
5.       Anatomis payudara
6.       Faktor fisiologi
7.       Pola istirahat
8.       Faktor isapan anak atau frekuensi penyusuan
9.       Faktor obat-obatan
10.   Berat lahir bayi
11.   Umur kehamilan saat melahirkan
12.   Konsumsi rokok dan alcohol
Manfaat asi
1. Bayi cerdas sehat dan memiliki EQ yang baik
2. Ibu sehat cantik dan ceria
3. Meringankan beban pengeluaran keluarga
4. Menyayangi bumi, menyukseskan perlindungan alam
cara memperbanyak ASI :
1. Menyusui sesering mungkin
2. Memompa ASI
Edit By. Siti Mukaromah

Senin, 15 Juni 2015

Cara Minum Obat Diabetes di Bulan Ramadhan Tahun 2015

CPE #110: APOTEKER & RAMADHAN
Katanya Indonesia adalah negara dengan umat Islam terbesar di seluruh dunia. Apakah para apoteker disini menyadarinya? Khususnya berkaitan dengan bulan Ramadhan, yang sebentar lagi datang. Mari saya mengingatkan kembali tugas kita semua.
Sebagian besar penderita diabetes tidak meminum obatnya dengan benar ketika bulan puasa. Akibatnya puasa batal di tengah jalan. Sebagian lagi memutuskan tidak berpuasa karena tidak kuat.

Saya mulai dengan obat yang paling banyak diresepkan: golongan Sulfonilurea. Yang belum ngerti atau lupa, silakan lihat gambar di bawah. Hampir semua dokter meresepkan obat2an tersebut untuk diminum sebelum makan pagi. Dan karena bulan puasa, pagi-nya disamakan dengan sahur. Dan itu SALAH BESAR! Mari kita lihat:
Tahun ini puasa akan dijalankan selama kurang lebih 13 jam. Kalau pasien diabetes minum obat Sulfonilurea sesaat sebelum sahur, maka bisa terjadi bahaya HIPOGLIKEMIA di siang atau sore hari. Hipoglikemia: kadar gula darah kurang dari 70 mg/dL. Akibatnya bisa keluar keringat dingin, gemetaran, membatalkan puasa, atau bahkan pingsan di sekitar waktu jam 3 atau 4 sore. Kenapa?
•Karena setelah minum obat yang merangsang pankreas menghasilkan insulin, maka sebagian besar glukosa akan disimpan sebagai cadangan.
•Sebagian orang sahur dengan makanan “ala kadarnya” dan sedikit.
•Setelah insulin menyimpan glukosa, ybs tidak mengkonsumsi kalori sama sekali selama 13 jam kemudian!
Jadi, khusus untuk bulan puasa, please…please…anjurkan seluruh penderita diabetes untuk MENGUBAH cara minum Sulfonilurea-nya menjadi saat berbuka: minum obat langsung buka. Tidak perlu menunggu 15 atau 30 menit. Wong sudah sengsara 13 jam lho, kok masih disuruh nunggu2 lagi. Hehehe…. Alasan:
•Hampir semua orang berbuka dengan yang manis2 atau berkalori tinggi, sehingga perlu diwaspadai
•Sebagian besar orang (termasuk akuuuu…), berbuka itu bertahap, artinya makan berkali2. Hehehe.. ada babak pertama pas bedug. Terus shalat maghrib. Terus buka babak kedua. Terus babak ke-3 nanti setelah tarawih. Hahahaha…. Watch up the calorie intake
•Selambat2nya 9 jam setelah berbuka, penderita akan makan lagi, yaitu makan sahur. Jadi obat Sulfonilurea tidak dibiarkan seenaknya sendiri membiarkan insulin sebanyak2nya menyimpan glukosa sebagai cadangan, sementara glukosa di dalam darah malah rendah.
Insya Allah dengan cara seperti itu tidak akan ada penderita diabetes yang batal puasanya karena hipoglikemia di sore hari, atau takut berpuasa.
Januvia juga lebih baik diminum sewaktu berbuka. Glucophage bisa dianjurkan yang bentuk lepas lambat: Glucophaxe XR, agar cukup diminum 1x sehari setelah berbuka
Teman2, masih ada waktu kira-kira 10 hari untuk menghubungi pasien2 anda. Please…please…call, text, or e-mail them. Saya yakin Tuhan akan membalas kemurahan hati anda berlipat ganda. KM

Kamis, 11 Juni 2015

Kunjungan rumah



Kunjungan Rumah yuuuuuuk....

          Met ciang sahabat blogger,,,, hari ini Puskesmas Leksono 1 mau berbagi salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangka pelayanan masyarakat, dalam usaha meningkatkan derajad kesehatan pasien/pelanggan Puskesmas pada khususnya dan derajad kesehatan masyarakat pada umumnya. Perlu diketahui bahwa di puskesmas Leksono 1 kegiatan survailans dilakukan secara tim looo..... kegiatan ini biasa dikerjakan bersama sama antara tenaga P2P dan sanitarian, bahkan pada waktu tertentu dokter puskesmas dan bidan pembina wilayah juga ikut serta. seperti hari ini kita berkunjung dengan dokter puskesmas.
        Pada hari selasa tanggal  9 Juni 2015 tim survailans Puskesmas   mengadakan kegiatan kunjungan rutin  kapada pasien penderita TBC sebanyak 3 orang, kunjungan ini dilakukan untuk memberikan motivasi agar  penderita TBC rutin berobat dan motivasi agar suami/istri atau saudara terdekat sebagai Pengawas minum Obat (PMO) sabar telaten dan selalu rutin untuk memantau  dan memberikan motivasi agar penderita rajin meminum OBAT PAKET STOP TBC dan semangat untuk menjadikan dirinya bebas dari TBC alias SEMBUH, selain itu juga petugas melakukan skrening pada anggota keluarga penderita TBC yang menderita penyakit batuk  untuk mau memeriksa diri ke Puskesmas dan jika bisa mengeluarkan sputum/dahak untuk segera memeriksakan sputum ke laboratorium Puskesmas Leksono 1. Selain kegiatan tersebut diatas kegiatan inspeksi rumah dan lingkungan juga dilakukan, bersama dengan pemilik rumah petugas berkeliling di dalam lingkungan rumah dan memberitahukan titik-titik resiko lingkungan yang bisa menyebabkan bakteri TBC betah dan berkembang di dalamnya.
         Sahabat bogger yang budiman...... dari tiga penderita TBC yang kita kunjungi dapat diketahui bahwa ada empat anggota keluarganya yang menderita batuk, untuk mengantisipasi terjadinya penularan TBC maka petugas segera menyarankan segera periksa dan cek sputum ke Puskesmas. Dari ketiga rumah yang dilakukan inspeksi rumah diketahui ada ruang-ruang yang terlihat lembab dan gelap dalam hal ini petugas menyarankan agar dilakukan penambahan sinar masuk melalui atap rumah (gentingisasi), pembersihan rumah, dan penjemuran kasur dan bantal secara rutin  dan membiasakan untuk berperilaku yang sehat bagi keluarga dan anggota keluarga khususnya dalam menunjang keberhasilan pengobatan TBC antara lain menjaga etika batuk dan berdahak, mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, cuci tangan pakai sabun (CTPS), rumah berventilasi dan pencahayaan yang baik, lantai rumah harus kedap air dan selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.
       Demikian hasil  jalan-jalan kita  di dusun Jetis desa Pacarmulyo kecamatan Leksono, semoga ada manfaat yang bisa kita dapatkan bersama. jangan lupa komentnya yaaaa.....
see u again guesssssssssssssssssssss*_*     

Home Care



Senin, 01 Juni 2015

GIZI IBU HAMIL PADA TIAP TRIMESTER


Sahabat, berikut adalah Artikel dari klikdokter.com yang saya Copas dan semoga bermanfaat. Segala bentuk tulisan dan isi diluar tanggungjawab Blog ini. Mohon pertanyaan dan Komentar di alamatkan ke Blog yang bersangkutan.
Walaupun mengalami mual dan muntah yang berat, seorang wanita hamil harus tetap berusaha mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya agar janin berkembang sehat.
Ditulis oleh:
dr. Melyarna Putri
Anggota Redaksi Medis
Kedokteran Umum
KlikDokter.com



KlikDokter.com – Selama masa kehamilan, menjaga asupan nutrisi adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sayangnya, beberapa ibu hamil mengalami gejala mual dan muntah sehingga menghalangi pemenuhan kebutuhan nutrisinya ke janin.
Sebagian besar wanita hamil merasakan gejala mual dan muntah selama kehamilan sampai dengan usia kehamilan 12 minggu. Namun 20% wanita hamil merasakan keluhan tersebut sampai dengan usia akhir kehamilan.
Penyebab dari gejala hamil mual dan muntah pada kehamilan ini dikaitkan dengan peningkatan kadar hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) dan estrogen. Meski demikian, bagaimana mekanisme kedua hormon tersebut menyebabkan gejala mual dan muntah belum dapat dijelaskan.
Walaupun mengalami mual dan muntah yang berat, seorang wanita hamil harus tetap berusaha mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya agar janin berkembang sehat. Sebagai acuan, enam bulan pertama kehamilan (trimester pertama dan trimester kedua kehamilan), kebutuhan kalori yang dibutuhkan adalah sekitar 2000 kalori. Sedangkan selama tiga bulan terakhir kehamilan (trimester ketiga kehamilan), seorang wanita hamil akan membutuhkan kalori tambahan sekitar 200 kalori per hari, menjadi sekitar 2.200 kalori per hari.
Rekomendasi nilai kalori tersebut didasarkan pada ukuran rata-rata setiap orang. Namun, untuk menentukan jumlah kalori yang sebenarnya dibutuhkan pada setiap wanita hamil ditentukan oleh faktor-faktor seperti berat badan, aktivitas, dan jenis kehamilan kembar atau tidak.
Selain pemenuhan nutrisi melalui kalori, jenis asupan juga harus diperhatikan. Demi kebutuhan gizi ibu hamil, sangat penting untuk mengonsumsi makanan di bawah ini pada trimester pertama kehamilan:
  • Makanan yang kaya akan asam folat. Asam folat baik untuk perkembangan sistem saraf janin. Beberapa makanan yang kaya akan asam folat antara lain telur, jeruk, asparagus, brokoli, dan kentang.
  • Makanan kaya akan vitamin B6 juga penting dikonsumsi selama kehamilan trimester pertama untuk mengurangi rasa mual. Beberapa makanan yang mengandung B6 yaitu pisang, nasi merah, selai kacang, salmon, kacang-kacangan, dan roti gandum.
  • Zat besi juga penting selama trimester pertama untuk mencegah terjadinya anemia selama kehamilan. Zat besi didapat dari sayuran berdaun hijau dan daging merah.
  • Hindari mengonsumsi protein jenis hati. Hati mengandung vitamin A dalam jumlah cukup tinggi. Konsumsi vitamin A selama kehamilan dapat menyebabkan kecacatan pada janin.
Kemudian bagaimana dengan masa kehamilan tirmester kedua? Gizi Ibu Hamil pada Tiap Trimester
Trimester Kedua Kehamilan
Pada trimester kedua kehamilan, nutrisi yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil adalah:
  • Makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D. Hal ini berguna untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi janin. Makanan kaya akan vitamin D dan kalsium di antaranya produk susu dan biji wijen. Pilih varietas produk susu yang rendah lemak dan rendah gula, seperti susu skim atau semi-skim, yoghurt, dan keju rendah lemak. Konsumsilah produk susu sebanyak 2-3 porsi sehari.Asam lemak omega-3 yang penting untuk pertumbuhan otak janin. Sumber makanan kaya akan omega-3 adalah ikan salmon dan kenari. 
  •  Asupan zat besi yang cukup juga harus tetap dijaga untuk mencegah keadaan anemia. 
Trimester Ketiga Kehamilan
Pada trimester ketiga kehamilan, makanan yang dikonsumsi ibu hamil ditujukan untuk memberikan energi yang cukup untuk persiapan melahirkan. Melahirkan merupakan proses yang melelahkan dan mengeluarkan banyak tenaga. Untuk itu, wanita hamil harus memiliki energi yang cukup. Selain energi, asupan vitamin K yang cukup akan membantu mempercepat pembekuan darah pasca melahirkan. Makanan yang kaya akan vitamin K di antaranya melon, roti gandum, kacang hijau, dan pasta.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[]